Wisuda 27 Oktober 2018

 

Wisuda adalah saat yang dinanti-nantikan oleh semua mahasiswa. Setiap proses yang dialami, setiap jatuh-bangun yang dialami, setiap usaha yang dilakukan dan setiap jerih lelah kalian selama kurang lebih 4 tahun membuat kalian layak menerimanya.

Kebahagiaan yang terpancar dari raut wajah kalian, air mata yang keluar dan rasa haru yang kalian rasa saat kuncir dipindahkan dari kiri ke kanan menceritakan akan persiapan kalian untuk memasuki ladang pelayanan yang selanjutnya. Ingat, perjuangan kalian belum berakhir. Tentunya keberhasilan mereka tidak lepas dari dukungan orang-orang yang menolong mereka dalam berbagai hal entah itu secar financial maupun semangat. Oleh karena itu, terus semangat dalam pelayanan ke depan.

Masih ada hal besar yang harus kalian lakukan di ladang pelayanan yang telah Tuhan persiapkan untuk kalian semua. Dietrich Boenhoffer pernah berkata bahwa "barangsiapa yang dipanggil Tuhan, itu berarti ia harus dan datang dan berani mati untuk TUHAN!" Melayani Tuhan bukan sebuah pilihan melainkan sebuah keharusan. Melayani Tuhan berarti harus ada harga yang harus dibayar. Berani berkorban menunjukkan seorang murid yang radikal.

Terus semangat dalam melayani dan andalkan Tuhan dalam pelayanan kalian ke depan. Proficiat!

27 Oktober 2018