Integritas

Integritas adalah bagian dari pada kepemimpinan. Kepemimpinan tanpa integritas seperti anda pergi bekerja tanpa membawa alat-alat yang anda butuhkan untuk bekerja. Apa yang akan anda lakukan di tempat kerjamu tanpa alat-alat yang anda butuhkan? Anda tidak dapat melakukan apa-apa. Sama halnya dengan kepemimpinan. JIka anda mulai memimpin, anda harus mempersiapkan diri anda dengan alat-alat yang membantu anda dalam kepemimpinan anda. Jika anda tidak memiliki alat-alat (salah satu alat dari kepemimpinan adalah integritas) dalam kepemimpinan anda, anda akam membuat kepemimpinan anda hancur.

John Maxwell pernah mengatakan bahwa, setiap kemampuan (skills) yang kita miliki dapat membawa kita pada puncak gunung, namun yang membuat kita dapat bertahan pada puncak gunung adalah karakter. Kita lihat di sini betapa integritas sangat dibutuhkan dalam kepemimpinan. Masalahnya sekarang adalah kenapa masih ada pemimpin yang tidak berintegritas? Di beberapa media berita banyak menunjukkan betapa Integritas di Indonesia masih sangat kurang. Banyak pemimpin yang terjerat dalam korupsi (mencuri apa yang bukan menjadi milik rakyat). pengertian sederhana dari pada integritas adalah kesetaraan antara apa yang dikatakan dan apa yang dilakukan.

Saya tahu hal ini bukan hal yang mudah. Setiap kita harus berusaha untuk sampai pada titik itu. Seorang pemimpin adalah seorang yang berdiri di depan dan membawa para pengikutnya ke mana tempat tujuan di mana ia ingin pergi. Dengan kata lain pemimpin ada model bagi pengikutnya. Nah, jika pemimpin sendiri membawa dirinya ke tempat yang salah, maka pengikutnya bisa mengikuti dia ke tempat yang salah. Oleh karena itu, jika pemimpin tidak berintegritas, maka ia akan melahirkan juga pemimpin yang tidak berintegritas.

Integritas tidak di dapat dalam sehari. Integritas dibangun setiap hari, setiap saat, setiap waktu di mana pun berada. Jika ingin melihat tempat di mana kita berada berubah ke arah yang kita inginkan, maka mulailah dari diri kita sendiri. Nah jika seorang pemimpin ingin melahirkan pemimpin yang berintegritas, maka mulailah dari diri sendiri. kekuatakan dari pada perilaku lebih besar kuasanya dari pada kekuatan kata-kata yang indah. Jadi sekali lagi, integritas adalah keselarasan antara pikiran, pertakaan dan tindakan.